Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dari BPMP Bali dilaksanakan selama 3 hari di B Hotel and Spa Kuta, Bali. Peserta sebanyak 100 orang dari perwakilan Kabupaten/Kota dan Provinsi Bali. Mereka terdiri atas perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten serta perwakilan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS SMA/SMK/SLB, SMP, dan SD). Selama tiga hari, peserta mendapat penguatan IKM dengan harapan makin mantapnya pemahaman terhadap Kurikulum Merdeka dengan Merdeka Belajar.

            Bimtek IKM dibuka oleh Kepala Bidang PKPLK (Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus) Provinsi Bali Anak Agung Bagus Suryawan, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali. Dalam sambutannya, Kabid PKPLK mengajak peserta Bimtek untuk melaksanakan pendidikan secara inklusif dan demokratis. “Inklusivitas pendidikan secara nyata ada di SLB. Belajarlah  sekali waktu ke SLB bagi teman-teman di sekolah reguler. Maka, kita akan melihat kesabaran para guru mendampingi anak-anak hingga bisa mandiri, bahkan sampai menjadi juara dunia”, katanya sembari mengingatkan anak berkebutuhan khusus pun dapat membawa nama baik negara di kancah dunia.

            Ajakan itu telah dilaksanakan di SMA Negeri 2 Kuta Selatan yang selalu menggandeng SLB Negeri 1 Badung dalam Pameran Hasil Belajar setiap Bulan Pendidikan sejak melaksanakan Kurikulum Merdeka. Begitu pun dengan SLB Negeri 1 Badung juga mengundang SMA Negeri 2 Kuta Selatan dalam acara pelepasan siswa. ‘’Kolaborasi antara SLB dan SMA Negeri 2 Kuta Selatan adalah strategi untuk saling menginspirasi kekuatan dan keunggulan masing-masing. Menyatukan keunggulan adalah cara memajukan pendidikan melalui proses berkesungguhan. Tidak ada prestasi diraih tanpa integritas”, kata Kepala SM Negeri 2 Kuta Selatan, Dr. Drs. I Nyoman Tingkat, M.Hum.

            Pemaparan materi diberikan oleh widyaprada BPMP Bali antara lain, Dr. Ni Wayan Mudiarni,S.Pd.,M.M., Ni Nengah Nuadi,S.Pd., M.Pd., Dr. I Ketut Suarnaya,S.T., M.Pd., Ni Wayan Surasmini, S.Si., M.Pd., I Gede Mastika, S.E. dan Arma Fitriani,S.Pd. Para narasumber mengajak peserta belajar dengan menyenangkan diselingi ice breaking yang menggugah dan memberdayakan. Pendekatan andragogi tampak sesuai dengan pendidikan orang dewasa, tanpa kehilangan substansi materi.  Fokus materi yang disampaikan adalah Progres Belajar, Pemanfaat Perangkat Ajar  di PMM, dan Komunitas Belajar Intrasekolah.

            Secara keseluruhan semua narasumber mengeksplorasi materi dari peserta terkait dengan pengalaman mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan semangat Merdeka Belajar. Oleh karena itu, pembelajaran berlangsung dialogis berbasis pengalaman nyata dari masing-masing peserta. Kolaborasi antarpeserta lintas jenjang juga tampak berkat kepiawaian pemateri mengaitkan situasi nyata yang dialami di sekolah masing dengan permasalahan, tantangan, dan solusi mengatasinya.

            Bimtek yang belangsung selama tiga hari itu ditutup oleh Kepala BPMP Bali, I Made Alit Dwitama, S.T., M.Pd. Pada sambutannya, Alit Dwitama menyatakan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) masih perlu ditingkatkan kualitasnya agar krisis pembelajaran akibat akibat Pandemi Covid-19 tidak menjadi-jadi. “Kalau ke sekolah, kami  masih menemukan adanya keraguan dalam IKM dengan semangat Merdeka Belajar. Oleh karena itu, guru dituntut belajar sepanjang hayat agar dapat memberikan layanan pembelajaran yang berpusat pada anak. Untuk menjadikan siswa gemar belajar, maka gurulah harus gemar belajar agar siswa kasmaran belajar. Belajar menyenangkan dengan iklim sekolah aman dan nyaman”, kata Alit Dwitama.

            Pada bagian lain, ia juga menyinggung titik krusial pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di berbagai wilayah di Indonesia, tak terkecuali di Bali.”PPDB menjadi perhatian serius dan perlu dukungan bersama seara kolaboratif antara Kemendikbudristek, Pemda Provinsi, dan Pemda Kabupaten/Kota Madya. “Mari kita kawal PPDB dengan baik sesuai dengan regulasi’, kata Kepala BPMP Bali seraya menutup Bimtek Pendampingan IKM.(ntk).


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *